Tahun 2011 lalu tribute Blur yang akan diadakan bulan desember batal...
kala itu ketika sebelum audisi kita sempat latihan dulu di 'heyfolks' dengan kontributor : ivan, ari, mojay, jimi, angga. audisi pun berjalan lancar dengan playlist Bugman dan Beetle Bum. namun kabar tribute pun tenggelam...
akhirnya pada bulan Agustus 2012 @blur_indonesia memberi kabar oktober 2012 akan di realisasikan acara tribute yang tertunda itu, animo pun menyambut. ivan mengumpulkan kembali kontributor : ivan, helmi, gopar, dan angga. namun sangat disayangkan kami tak membawakan playlist bugman karena atas permintaan panitia. studio tempat kami rutin latihan ialah Tarbege berlokasi di kiwi-kec.pasar rebo.
dengan playlist:
Swallow in the heatwave
Chinese bomb
Bugman
you're so great
Pop Scene
Beetle Bum
song2
bersama vocalis asli medialogic 'virliy'... kakak kelas di sma bw.
@ Goodlife akustik gigs Dea Mutiara, Mynameidiek 'diek, Yuki Wirabagja, Dina Budi Indira, angga Wednesday Market/Ps. Rebo feat. Bilik Bahasa covering pelan tapi pasti - WS&TCC Konservartif - the adams Paranoid android - radiohead :)
HEY HO?
Hey ho.... sepenggal kata dari Blitzkrieg Bop-nya The Ramones sangat indehoy apabila diputar kembali sebagai sound track ketika menunggangi sepeda motor sepulang kerja ingin hendak ke kampus.
Hey ho... entah dari mana kepiting itu datang, lalu menyapa
Hey ho... tidak ada maksud tertentu apa-apa, sesuatu yang perdana dari kotak kreasi, ucapan dari sang kepiting kotak merah ... yang sekedar menyapa anda di jalan (hey ho? aku menyapa mu)
hey ho.. untuk saya, kamu, dia dan orang-orang di sekitar yang mulai terjangkit sindrom anti-sosial; hey ho.. manusia adalah koloni yang bersosial; hey ho... balaslah sapaan ku kawan, hey ho.. untuk sindrom acuh tak acuh yang menular dari soal ujian pilihan ganda pelajaran PPkN; hey ho... aku ingin berteman dengan mu; hey ho... ingatkan aku jika aku lupa bahwa kau teman lama ku (TK kah, SD kah, SMP kah, SMA kah, atau teman kuliah/kerja kah?); hey ho... terkadang aku sangat lupa ingatan; hey ho... dimana aku memarkir motorku; hey ho... hati-hati di jalan; hey ho... bila mengantuk hendaklah mampir di warung kopi - secangkir kopi panas tanpa gula hitam pekat - pandangan mata segera berakomodasi dengan maksimal; hey ho... maaf aku pulang larut malam ibu; hey ho... aku mau jadi seniman; hey ho... ibu tidak membolehkan aku jadi seniman; hey ho... harusnya pekerjaan di dalam KTP tertulis : Seniman (wanna be :P); hey ho ... selamat pagi siang sore dan malam; hey ho... follow back aku?; hey ho... aku ingin berteman dengan mu; hey ho... bersosialisasi sangat sulit bagi ku; hey ho... banyak tugas-tugas di kehidupan ini; hey ho... Vertigo menyerang kepala ku lagi?; hey ho... angin segar menerpa wajah ku; hey ho...!
Hey ho... aku menyapa mu?
Jumat, 27 April 2012
Kampanye Berhenti Merokok
Asap putih nan kelabu terhembus dari celah dinding bibirmu yang menghitam
Udara disekitar tercemari polusi racun-racun yang membunuh perlahan namun pasti
Kau menikmati hisapan demi hisapan hanya untuk membunuh diri dan membunuh saudaramu
Kau anggap makanan jiwa yang menentramkan hati dan pikiran mu yang berselubung kepalsuan
*Dan apabila kau menghargai kehidupan maka segeralah buat keputusan
Dan apabila kau mencintai kehidupan maka segeralah buat
keputusan .... segera hentikan
Kau membakar, menghanguskan segala nikmat yang tlah diberikan sang pencipta kehidupan
Kan datang Petaka bagi mu : impotensi diri, serangan jantung, kangker, sesak di paru-paru
*Dan apabila kau menghargai kehidupan maka segeralah buat keputusan
Dan apabila kau mencintai kehidupan maka segeralah buat
keputusan .... segera hentikan
Tuangkan sedikit gula kedalam adukan kopi itu
Disaat sinar mentari mulai menyingsing di ufuk timur
Reguk hangatnya panggil jiwamu kembali
tuk langkahkan menjalani hidup di pagi ini
Sejuk udara merasuk bersirkulasi di dalam tubuh ini
Membasuh hati, menstabilkan emosi
Cerahkan pandangan, cemerlangkan pikiran uuuhh
Gerakan seluruh badan, menghantam seribu rutinitas
Oh...Embun pagi....
Deras menghujani, pulihkan jiwa, sembuhkan raga
Dari luka di hari kemarin
Oh...Embun pagi....
Deras menghujani, pulihkan jiwa, sembuhkan raga
Dari luka di hari kemarin
Habiskan pekatnya hitam hingga
tetes terahir
Telan pahitnya memberi arti, hidup tak selalu indah
Mendaki terjal aral melintang didepan sana,
sudah, seduh saja lagi kopi pagi